Panduan Lengkap Cara Menghitung Fill Capacity Pipa dan Duct Kabel NISO
- Jatim Raya Group

- Nov 8
- 3 min read

Dalam instalasi listrik, fill capacity (kapasitas isi kabel) adalah faktor penting untuk memastikan jumlah kabel dalam pipa atau duct tidak melebihi batas aman. Pipa yang terlalu penuh dapat menyebabkan panas berlebih, gangguan kelistrikan, bahkan potensi kebakaran. Karena itu, memahami cara menghitung fill capacity adalah langkah awal menuju instalasi listrik yang efisien dan aman.
Apa Itu Fill Capacity?
Fill capacity menunjukkan persentase luas total kabel terhadap luas penampang bagian dalam pipa atau duct.
Standar PUIL 2011 (Bab 5.3.3) menetapkan batas maksimal sebagai berikut:
1 kabel = 53% dari luas pipa
2 kabel = 31% dari luas pipa
3 kabel atau lebih = 40% dari luas pipa
Dengan demikian, jika Anda memasang beberapa kabel dalam satu PVC Conduit NISO atau Duct NISO, total luas seluruh kabel tidak boleh melebihi 40% dari luas bagian dalam pipa tersebut.
Rumus Menghitung Fill Capacity
Gunakan rumus berikut untuk menentukan kapasitas isi pipa atau duct:
Luas penampang kabel (Ak):
Ak = 3.14 × (dk / 2)²
(di mana dk = diameter luar kabel dalam mm, hasil dalam mm²)
Luas penampang pipa (Ap):
Ap = 3.14 × (dp / 2)²
(di mana dp = diameter dalam pipa dalam mm)
Persentase isi (Fill Capacity):
Fill Capacity = (n × Ak / Ap) × 100%
(di mana n = jumlah kabel dalam satu pipa)
Contoh Perhitungan Menggunakan Produk NISO dan MASKO
Mari kita gunakan contoh nyata dengan kabel MASKO NYM 3x1.5 mm² (diameter luar ±9 mm) dan beberapa produk conduit serta duct dari NISO Electric.
1. Menggunakan PVC Conduit Ø 20 mm (NISO)
Diameter dalam pipa: ±18 mm
Luas pipa: Ap = 3.14 × (9)² = 254 mm²
Luas satu kabel: Ak = 3.14 × (4.5)² = 63.6 mm²
Jika terdapat 3 kabel NYM 3x1.5 mm²:
Fill Capacity = (3 × 63.6 / 254) × 100% = 75%
Hasil: Terlalu penuh. Disarankan menggunakan pipa lebih besar, seperti PVC Conduit Ø 25 mm, agar fill capacity di bawah 40%.
2. Menggunakan Duct Type PSD 40x25 mm (NISO)
Luas dalam duct: 40 × 25 = 1000 mm²
Total luas kabel: 3 × 63.6 = 190.8 mm²
Fill Capacity = (190.8 / 1000) × 100% = 19%
Hasil: Aman dan masih longgar. Cocok untuk instalasi rumah atau perkantoran yang membutuhkan kerapian visual.
3. Menggunakan Duct Type TC 60x40 mm (NISO)
Luas dalam duct: 60 × 40 = 2400 mm²
Kabel: 10 unit MASKO NYA 2.5 mm² (diameter ±3 mm)
Ak = 3.14 × (1.5)² = 7.07 mm²
Total luas kabel = 10 × 7.07 = 70.7 mm²
Fill Capacity = (70.7 / 2400) × 100% = 2.9%
Hasil: Sangat aman. Duct TC ideal untuk jalur kabel besar atau area industri dengan kebutuhan jaringan daya dan data tinggi.
Rekomendasi Penggunaan Produk NISO
PVC Conduit NISO: ideal untuk instalasi tertanam atau dalam dinding.
Duct PSD NISO: cocok untuk jalur kabel terbuka di dinding dan plafon.
Duct TC NISO: terbaik untuk jalur kabel besar di area industri atau komersial.
Temukan pilihan lengkap PVC Conduit dan Duct Kabel NISO pada halaman produk kami di nisoelectric.com untuk memastikan instalasi Anda tetap aman dan rapi.
Kesimpulan
Dengan menghitung fill capacity secara benar, Anda dapat memastikan sistem listrik:
Aman dari risiko panas berlebih,
Lebih mudah dirawat,
Dan terlihat rapi secara profesional.
Hubungi NISO Electric untuk rekomendasi tipe conduit dan duct terbaik sesuai kebutuhan instalasi rumah, kantor, atau industri Anda.



Comments